Ohhh sama sekali tidak pernah terbayang sebelumnya malam yang indah itu akan terjadi juga, sennang rasanya karena seolah aku bermimpi untuk malam berdua dengannya... Mas ello memang janjimu selalu ditepati, aku mau malam itu terulang lagi dengan waktu yang lama.
Yaaa, rasanya memang tidak terbayangkan loh bermula ketia aku mengirim pesan kepadanya tepat pukul 20.00 wib dengan tulisan, "dimana di?" Aku sangat tahu kalai pesanku pasti langsung dibalasnya, tak lam kemudian aku langsung menerima balasannya, "palmerah yah, kenapa," kira-kira seperti itu jawabannya, kemudian pesanpun berlanjut, kali ini aku yang memutar cara bagaimana agar mas ello membalas pesanku lagi..
Ya aku akhirnya aku menulis pesan, "Gua mau ke tempat temen gua di rawabelong di," lalu mas ellopun membalasnya, "mau mampir?" Dengan jawaban seperti itu, aku meyakinkan diri bahwa aku harus bertemu dengannya malam ini juga, dengan alasan apapun karena aku tau kalau tidak pasti waktunya masih harus diatur ulang dan pasti lama.
Pada saat itu aku sedang berbincang panjang dengan temanku ajat,tanpa berpikir lama aku meminta izin untuk pulang duluan, padahal mau ketempat berikutnya karena malam itu masih panjang,heheheh.m tanpa banyak pikiran lagi aku langsung meluncur kesana. Sepanjang perjalanan dari daerah menteng ke daerah palmerah pikiranku hanya satu, bagaimana menghadapi mas ello kalau bertemu dengan dirinya dan teman-temannya nanti.
Huh rasanya beray sekali karena moment ini yang aku tunggu selama ini, akhirnya aku samapi juga di polsek palmerah, karena memang tidak tau sebelumnya harus kemana, aku hanya menunggu dibawah plang yang bertuliskan polsek Palmerah jakarta barat. Selang menunggu beberapa waktu akhirnya pesanpun datang dari mas ello dengan tulisan, "naik aja ke atas oy," katanya.
Akhirnya akupun naik keatas, dan mendengar ada seseorang yang memanggil dan ternyata benar itu mas ello. Persaan memang tidak karuan saat itu, tetapi tetap bersikap tenang, aku mendatanginya yang sedang duduk sendirian, aneh memang dia sendirian tetapi tetap positif thinking aja, obrolanpun semakin mencair dan akhirnya mas ello mengajakku keluar dari polsek untuk mencari tempat lain untuk kita singgahi.
Tempatnya memang tidak terlalu jauh dari polsek palmerah dan kita naik motor berdua, motor aku tepatnya, suasana jalan berdua memang tiada dua nya..heheheehh, agak sedikit lebay si, yah tetap sajalah aku senang. Akhirnya sampailah kita menemukan tempat makan ringan, kebab didaerah kampus binus, canda nya memang tidak menunjukan sikapnya yang begitu dingin terhadap perempuan.. Aku suka sekali moment itu, apalagi ketika mas ello menawarkan ice cream kepadaku, ohh aku mau dia seperti itu lagi dimanapun dan kapanpun..hehehm
Akhirnya setelah makan malam, aku kembali lagi ke polsek palmerah, hanya untuk mekan es krim walaupun udah cair tetap kerasa beku kok karena ngeliat dingin hatinya mas ello..hahahah. Panjang kali lebar, aku sedikit tahu lagi tentang dia..
Ingin rasanya malam itu tidak ada akhirnya biar kita berdua semakin dekat..
Semoga ini adalah jawaban dari awal proses cinta yang begitu panjang.
Alhamdulilah ya alloh, engkau masih mendengarkan doalku sepanjang hari.
Alhamdulilah.
Jumat, 18 Februari 2011
Minggu, 13 Februari 2011
Dia, Membuat Saya Befikir untuk Segera Sadar
Ini tulisan kedua ku hari ini, aku berfikir apakah segalau itu persaanku atau memang harus aku tumpahkan agar tidak semakin menjadi-jadi pikiran burukku. Dia, kembali mengingatkanku bahwa bukan dia yang nanti akan menemani hidupku, tetapi ini membuat saya sakit, bahkan sakitnya melebihi semua yang kurasakan sekarang. Apakah aku terlalu bodoh untuk mencintai seseorang yang tak pernah melihatku? Bahkan melirik ku seketika. Aku sangat terpukul dengan kejadian hari ini, tetapi apakah aku ini hanya seorang yang hanya bisa jadi korban akan percintaan hidupku ini.
Sakit, bahkan perih rasanya. Tetapi apakah ini hanya sementara? Aku masih melihat ada warna disana, tidak abu-abu bahkan kelam. Ya tuhan, tunjukan jalanmu ini, aku binggung melihat kondisi seperti ini. Jika memang dia adalah seorang yang layak bagiku, engkaulau yang maha tahu. Aku memang menginginkan dia, tetapi haruskah aku yang berjuang untuknya?
Sebesar inikah rasa galauku terhadapnya? Aku sangat membutuhkan petubjukmu. Mungkin bukan untuknya melainkan untuk ku, yang selama ini resah karena tidak terbukanya persaannya terhadap siapapun.
Aku kesal, aku sebal dan aku sangat benci keadaan seperti ini. Karena aku harus bermain dengan perasaan yang selama ini belum aku buka, aku paling tidak suka bermain dengan siapapun yang tidak membawa kebaikan terhadapku, aku sangat emosional ketika dia sudah menggangu kehidupan pribadiku dan aku sangat membara saat semua orang menertawakan perasaanku.
Rasanya memang tidak cukup untuk memulai baru, tetapi memang itulah pilihan yang ada.
Selamat datang harapan baru, semoga semua bisa terlihat jelas dan semakin nyata.
Sakit, bahkan perih rasanya. Tetapi apakah ini hanya sementara? Aku masih melihat ada warna disana, tidak abu-abu bahkan kelam. Ya tuhan, tunjukan jalanmu ini, aku binggung melihat kondisi seperti ini. Jika memang dia adalah seorang yang layak bagiku, engkaulau yang maha tahu. Aku memang menginginkan dia, tetapi haruskah aku yang berjuang untuknya?
Sebesar inikah rasa galauku terhadapnya? Aku sangat membutuhkan petubjukmu. Mungkin bukan untuknya melainkan untuk ku, yang selama ini resah karena tidak terbukanya persaannya terhadap siapapun.
Aku kesal, aku sebal dan aku sangat benci keadaan seperti ini. Karena aku harus bermain dengan perasaan yang selama ini belum aku buka, aku paling tidak suka bermain dengan siapapun yang tidak membawa kebaikan terhadapku, aku sangat emosional ketika dia sudah menggangu kehidupan pribadiku dan aku sangat membara saat semua orang menertawakan perasaanku.
Rasanya memang tidak cukup untuk memulai baru, tetapi memang itulah pilihan yang ada.
Selamat datang harapan baru, semoga semua bisa terlihat jelas dan semakin nyata.
Sabtu, 12 Februari 2011
Perjalanan Cinta yang Rumit
Lagi, soal pria yang membuat saya tergugah sampai saat ini. kalau saya lebih senang memanggilnya mas ello, secara fisik memang seperti ello si penyanyi dan satu hal lagi biar gaak terpublish nama nya..
awal mula kisah nya, saya yang bertemu dia langsung terpanah,entah apa. Dia sosok yang pendiam dan sulit ditebak membuat saya penasara, yah kurang lebihnya sudah saya utrakan pada blog sebelumnya. Sekarang yang menjadi rumit ketika saya bertemu dengan teman yang mengaku dekat dengannya, awalnya karena memang saya suka bercanda yang seorang temannya itu menanggapinya dengan serius, alhasil dia tahu kalau saya suka dengan mas ello.
Sebut saja pria itu AT, silahkan kalian menafsirkan siapa dia, tetapi yang pasti saya menganal baik orang itu dan saya hormat dengannya, yah maklum dia kan senior dalam dunia yang sedang saya geluti itu.
Karena awalnya dia hanya meledek dan aku terpancing, akhirnya aku mulai cerita banyak dengannya, mulai dari kisah awal ku menyukai mas ello sampai dengan kisah keluarga yang memang aku akui ada sebuah masalah didalammnya, mungkin masalah yang selalu sama. tak terasa, setiap perhatiannya dia aku lalui tanpa ada perasaan yang lebih, yah aku beranggapan kalau dia adalah kakak lelakiku yaang suka memberikan saran untuk kebaikan adiknya, karena jujur selama aku punya kakak ipar, dekatpun tidak apalagi cerita masalah yang menurutku penting.
aku memang nyaman cerita dengan siapapun yang menurutku bisa diajak senang, apalagi kalau dia bisa membuat nyaman aku, pasti aku akan betah dengannya, tetapi dalam hal ini aku merasa telah di manfaatkaan oleh AT, karena kisah cintaku terhadap mas ello tak ada perkembangan yang sangat berarti, jadi pasti dia ingin mendekati aaku, apalagi dia mengaku kalau dia baru saja putus dengan pacaraanya.. oh DAMN... ini sangat rumit sekali buat ku.
aku sangat tidak nyaman denagn keadaan seperti ini, karena aku tidak menyangka akan terjadi begini, dia pun merasa ada yang aneh dengan sikapku, karena aku merasa ada yang tidak beresa dengan perasaannyaa. aku memang sudah berkali-kali bilangke AT kalau perkembangan cintaaku dengan mas ello memang statis, tidak adaa perkembangan yang sangat berarti, bukan menghapus mas ello dari hati dan pikirkaanku, tetapi memang sedang tidak ada perkemabangan saja.
seakan penyesalan itu datang karena akau salah cerita dengan AT, tetapi setelah aku berfikir, tak ada yang harus disesali, karena memang bukan untuk disesali, alhamdulilah, iitu kata yang selalu aku ucapkan karena masih ada orang yang mau peduli denganku dan semua masalah yang ada pada diriku.
seiring berjalannya waktu, AT hampir kali memberikan perhatian yang super extra padaku, mulai dari bbm dipagi hari, sampai bbm dimalam hari hanya untuk menanyakan kabaarku dan mengucapkan selamat tidur... SO SWEEET banget, tetapi aku biasa saja, apa karena memang perasaanku sudah tidak mencair lagi sehingga aku tidak peka terhadap rasa itu?? emm samapi sekarang aku juga belum tau.
dan sampai sewaktu ketika, AT intens disuatu suasana aku berada dalam situasi yang sangat membingungkan, sebenarnya si biasa aja tetapi emmang aku nya saja yang lebay, jadi tepatnya kemarin (12/2/2011), aku menjadi panitia di suatu di forwaka cup, mereka (mas ello, AT dan lelaki lainnya ada ditempat yang sama dalam satu tempat) biasa saja si sebenarnya tetapi aku merasa canggung, canggung dengan mas ello bukan yang lainnya. tetapi rasanya AT selalu membuat ruang kosong yang meninginkan aku berada disampingnya, entah apa maksudnya tetapi secara sadar aku tidak bergegas untu kemndekatinya terlebih dia yang mendekatiku, yah tak aku perdulikan.
AT selalu memanggilku dan selalu membuatku terpanggil, tetappi lagi-lagi aku tak perdulikan, dengan alasan aku sibuk mengurus acara, itu hanya alsana saja untuk menghindarinya karena tidak mau terlihat aku sedang sedang pria lain ketikaa mas ello melirikku..heehhehe.. think smart..
Hari itu diakhirnya dengan suasana hati yang tidak baik, karena semua berakhir hampa, mulai dari cerita singkat dengan mas ello sampai dengan sikap AT yang membuatku harus berfikir, 'harus dipaksakan" tetapi memang semua sudah diatur dalam kisah perjalananku..
Kembali lagi ke masalah AT, sekarang sudah terlihat jelas, jangan lagi mudah percaya dengan janji manis lelaki, karena aku tahu resiko terbesarnya adalah seperti ini, dan aku nantinya terpaksa untuk mengikuti perasaan yang sengaja dibuat olehnya.
aku sangat tidak suka dengan kedaan ini, karena membuatku harus berubah dan menjauh dengan orang yaang sudah aku anggap dekat, apa yang harus aku perbuat, aku memang sudah kehilangaan rasa untuk peka terhadap perasaan, ya alloh, aku sadari jauh dari mu, mungkin ini adalah kehidupan cinta yang rumit yang engaku berikan kepadaku, untuk medapatkan yang terbaik. amin.
awal mula kisah nya, saya yang bertemu dia langsung terpanah,entah apa. Dia sosok yang pendiam dan sulit ditebak membuat saya penasara, yah kurang lebihnya sudah saya utrakan pada blog sebelumnya. Sekarang yang menjadi rumit ketika saya bertemu dengan teman yang mengaku dekat dengannya, awalnya karena memang saya suka bercanda yang seorang temannya itu menanggapinya dengan serius, alhasil dia tahu kalau saya suka dengan mas ello.
Sebut saja pria itu AT, silahkan kalian menafsirkan siapa dia, tetapi yang pasti saya menganal baik orang itu dan saya hormat dengannya, yah maklum dia kan senior dalam dunia yang sedang saya geluti itu.
Karena awalnya dia hanya meledek dan aku terpancing, akhirnya aku mulai cerita banyak dengannya, mulai dari kisah awal ku menyukai mas ello sampai dengan kisah keluarga yang memang aku akui ada sebuah masalah didalammnya, mungkin masalah yang selalu sama. tak terasa, setiap perhatiannya dia aku lalui tanpa ada perasaan yang lebih, yah aku beranggapan kalau dia adalah kakak lelakiku yaang suka memberikan saran untuk kebaikan adiknya, karena jujur selama aku punya kakak ipar, dekatpun tidak apalagi cerita masalah yang menurutku penting.
aku memang nyaman cerita dengan siapapun yang menurutku bisa diajak senang, apalagi kalau dia bisa membuat nyaman aku, pasti aku akan betah dengannya, tetapi dalam hal ini aku merasa telah di manfaatkaan oleh AT, karena kisah cintaku terhadap mas ello tak ada perkembangan yang sangat berarti, jadi pasti dia ingin mendekati aaku, apalagi dia mengaku kalau dia baru saja putus dengan pacaraanya.. oh DAMN... ini sangat rumit sekali buat ku.
aku sangat tidak nyaman denagn keadaan seperti ini, karena aku tidak menyangka akan terjadi begini, dia pun merasa ada yang aneh dengan sikapku, karena aku merasa ada yang tidak beresa dengan perasaannyaa. aku memang sudah berkali-kali bilangke AT kalau perkembangan cintaaku dengan mas ello memang statis, tidak adaa perkembangan yang sangat berarti, bukan menghapus mas ello dari hati dan pikirkaanku, tetapi memang sedang tidak ada perkemabangan saja.
seakan penyesalan itu datang karena akau salah cerita dengan AT, tetapi setelah aku berfikir, tak ada yang harus disesali, karena memang bukan untuk disesali, alhamdulilah, iitu kata yang selalu aku ucapkan karena masih ada orang yang mau peduli denganku dan semua masalah yang ada pada diriku.
seiring berjalannya waktu, AT hampir kali memberikan perhatian yang super extra padaku, mulai dari bbm dipagi hari, sampai bbm dimalam hari hanya untuk menanyakan kabaarku dan mengucapkan selamat tidur... SO SWEEET banget, tetapi aku biasa saja, apa karena memang perasaanku sudah tidak mencair lagi sehingga aku tidak peka terhadap rasa itu?? emm samapi sekarang aku juga belum tau.
dan sampai sewaktu ketika, AT intens disuatu suasana aku berada dalam situasi yang sangat membingungkan, sebenarnya si biasa aja tetapi emmang aku nya saja yang lebay, jadi tepatnya kemarin (12/2/2011), aku menjadi panitia di suatu di forwaka cup, mereka (mas ello, AT dan lelaki lainnya ada ditempat yang sama dalam satu tempat) biasa saja si sebenarnya tetapi aku merasa canggung, canggung dengan mas ello bukan yang lainnya. tetapi rasanya AT selalu membuat ruang kosong yang meninginkan aku berada disampingnya, entah apa maksudnya tetapi secara sadar aku tidak bergegas untu kemndekatinya terlebih dia yang mendekatiku, yah tak aku perdulikan.
AT selalu memanggilku dan selalu membuatku terpanggil, tetappi lagi-lagi aku tak perdulikan, dengan alasan aku sibuk mengurus acara, itu hanya alsana saja untuk menghindarinya karena tidak mau terlihat aku sedang sedang pria lain ketikaa mas ello melirikku..heehhehe.. think smart..
Hari itu diakhirnya dengan suasana hati yang tidak baik, karena semua berakhir hampa, mulai dari cerita singkat dengan mas ello sampai dengan sikap AT yang membuatku harus berfikir, 'harus dipaksakan" tetapi memang semua sudah diatur dalam kisah perjalananku..
Kembali lagi ke masalah AT, sekarang sudah terlihat jelas, jangan lagi mudah percaya dengan janji manis lelaki, karena aku tahu resiko terbesarnya adalah seperti ini, dan aku nantinya terpaksa untuk mengikuti perasaan yang sengaja dibuat olehnya.
aku sangat tidak suka dengan kedaan ini, karena membuatku harus berubah dan menjauh dengan orang yaang sudah aku anggap dekat, apa yang harus aku perbuat, aku memang sudah kehilangaan rasa untuk peka terhadap perasaan, ya alloh, aku sadari jauh dari mu, mungkin ini adalah kehidupan cinta yang rumit yang engaku berikan kepadaku, untuk medapatkan yang terbaik. amin.
Kamis, 27 Januari 2011
Aku Kehilangan Ragaku
Beralih dari satu media ke media lain itu sudah tidak bisa dipungkiri lagi dari aktivitas wartawan,dan aku melakukan hal itu demi mendalamnya ilmu jurnalistik ku. Sebenarnya aku hanya ini mengetahui seberapa besar orang bangga akan tulisan dan kerjaan yang aku lakukan, apakah ada sebuah bentuk penghargaan. Saya mengharapkan hal itu, tetapi didalam dunia jurnalistik khususnya, penghargaan itu diberikan kepada siapa orang yang bisa menaklukan dunia atas kerja kerasnya, mungkin saja menang dalam sebuah kompetisi. Tetapo saya sangat tau, kalau untuk penghargaan di perusahaan yang menaungipun tidak akan pernah terjadi.
Ketika sebulan perjalanan dikantor baru, yang hingga tuisan ini aku publish belum juga lounching, entah apa pertimbangan besarnya sehingga diawal tahun ini belum juga menunjukan taringnya, siapa media tersebut dan siapa pula pemiliknya.
Selama hampir satu bulan ini aku bekerja, memang tidak terlihat bagaimana sistem kerjanya yang terpenting harus ada berita yang dikirim. Apapun, dan darimanapun. Itulah yang membuat sanpai sekarang ini aku santai menjalani pekerjaan baru. Jujur saja, aku masih agak canggung untuk memperkenalkan darimana mediaku dan siap mediaku.. Emmm memang masih agak canggung, tetapi perlahan memang sedang aku pikirkan, semoga tidak sulit lagi untul melepas embel-embel kantor lama yang melekat hampir satu tahun belakangan ini.
Seiring berjalannya waktu, tempat liputanku juga ikut-ikutan diubah, yang awalnya di daerah selatan, sekarang pindah kepusat dimana tempat tersebut jarang sekali ada beritanya dan memang bisa dikatakan kurang seksi untuk dilihat dan dibaca, tetapi aku masih mulai mencoba untuk menyukai tempat liputan baru yang bisa dikatakan bahannya berat banget..hehehe. Tapi selama masih ada yang ajarin, gak masalah deh.
Dan sampai pada titik aku kehilangan ragaku, mengapa aku katakan hal tersebut karena aku merasa bukan berada pada tempat yang seutuhnya, aku memang merasa kehilangan bahkan kehilangan perasaan yang selama ini aku tebarkan, agak sulit memang untuk bisa disatukan karena beberapa hal, tetapi kemungkinan itu pasti ada. Intinya memang aku sedang kehilangan sosok yang membuatku tersenyum ceria kembali, kemana dia, seakan tidak mau tahu lagi dan tidak terlihat dari permukaan lagi. Salah memang semuanya itu dikatakan harapan yang tidak pasti dan harapan itu membuat aku menjadi-jadi, jadi binggung dan resah.. Ah sudahlah lagi-lagi masalah perasaan dan hati saja.
Sekarang aku mau dikembalikan lagi kewaktu itu, waktu dimana aku masih mau untuk membuka..
Ketika sebulan perjalanan dikantor baru, yang hingga tuisan ini aku publish belum juga lounching, entah apa pertimbangan besarnya sehingga diawal tahun ini belum juga menunjukan taringnya, siapa media tersebut dan siapa pula pemiliknya.
Selama hampir satu bulan ini aku bekerja, memang tidak terlihat bagaimana sistem kerjanya yang terpenting harus ada berita yang dikirim. Apapun, dan darimanapun. Itulah yang membuat sanpai sekarang ini aku santai menjalani pekerjaan baru. Jujur saja, aku masih agak canggung untuk memperkenalkan darimana mediaku dan siap mediaku.. Emmm memang masih agak canggung, tetapi perlahan memang sedang aku pikirkan, semoga tidak sulit lagi untul melepas embel-embel kantor lama yang melekat hampir satu tahun belakangan ini.
Seiring berjalannya waktu, tempat liputanku juga ikut-ikutan diubah, yang awalnya di daerah selatan, sekarang pindah kepusat dimana tempat tersebut jarang sekali ada beritanya dan memang bisa dikatakan kurang seksi untuk dilihat dan dibaca, tetapi aku masih mulai mencoba untuk menyukai tempat liputan baru yang bisa dikatakan bahannya berat banget..hehehe. Tapi selama masih ada yang ajarin, gak masalah deh.
Dan sampai pada titik aku kehilangan ragaku, mengapa aku katakan hal tersebut karena aku merasa bukan berada pada tempat yang seutuhnya, aku memang merasa kehilangan bahkan kehilangan perasaan yang selama ini aku tebarkan, agak sulit memang untuk bisa disatukan karena beberapa hal, tetapi kemungkinan itu pasti ada. Intinya memang aku sedang kehilangan sosok yang membuatku tersenyum ceria kembali, kemana dia, seakan tidak mau tahu lagi dan tidak terlihat dari permukaan lagi. Salah memang semuanya itu dikatakan harapan yang tidak pasti dan harapan itu membuat aku menjadi-jadi, jadi binggung dan resah.. Ah sudahlah lagi-lagi masalah perasaan dan hati saja.
Sekarang aku mau dikembalikan lagi kewaktu itu, waktu dimana aku masih mau untuk membuka..
Minggu, 26 Desember 2010
Realy mafia tax 2010

Gayus Halomoan Partahanan Tambunan, siapa yang tidak mengenal pria yang sekarang duduk dalam kursi pesakitan karena ulah nya yang sering menggelapkan uang dari para wajib pajak. sebelumnya nama Gayus pasti asing ditelingga masyarakat karena mantan pegawai ditjen pajak golongan II A ini dianggap bersih dalam menjalankan tugas-tugasnya.
Kemudian masuklah laporan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang merasa ada jumlah rekening yang besar dimiliki oleh pegawai ditjen pajak yang berpenghasilan Rp. 8 juta perbulan, karena kecurigaan yang sangat mendalam akhirnya PPATK melaporkan hasil tersebut kepada penyidik Bareskrim Mabes Polri untuk ditindak lanjuti.
Setelah menjalani beberapa kali pemeriksaan diikuti oleh pemeriksaan para saksi, akhirnya Gayus disidangkan dengan dakwaan pasal money laundring, tindak pidana korupsi dan penggelapan di Pengadilan Negeri Tanggerang.
Entah mengapa, dari tempat sidang yang sudah berbeda dari tempat perkara (di Direktorat Jendral pajak, Gatot Subroto) saja sudah terlihat aneh, ternyata melalui fakta persidangan, semuanya terbongkar.
Mulai dari pemeriksaan, dakwaan pasal yang dikenakan Gayus, sampai dengan rekayasa kepemilikan uang Gayus yang mencapai Rp. 28 Miliar itu direncanakan. Aktornya hingga saat ini masih belum diketahui, terguda nya adalah mantan kuasa hukum Gayus yakni Haposan Hutagalung. "Saya merasa dijebak sama Haposan, dan saya korbannya Haposan" Ujar Gayus beberapa waktu lalu.
Ternyata dari penyidik Bareskrim, oknum Jaksa, Hakim dan Pengacaranya sendiri diduga menerima uang masing-masing Rp. 5 miliar untuk mengurus kasus Gayus agar nantinya bisa divonis bebas dalam putusan yang akan disampaikan hakim PN Tanggerang. alhasil kemauan Gayus untuk vonis bebaspun terwujud berkat 'lobi' yang maksimal dari Haposan Hutagaung, sang kuasa hukum yang doyan berdalaih ini.
Dua penyidik bareskrim ( Kompol Arafat Enanie dan AKP Sri Sumartini) yang menangani kasus Gayus sudah divonis oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan banding salah satu terdakwa pun di tolak oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. hal tersebut membuktikan adanya nya sebuah praktik mafia hukum didalam tubuh penegak hukum di Indonesia, sayangnya hingga kini para pimpinan di Mabes Polri belum tersentuh dan bahkan belum di tetapkan sebagai tersangka yang sudah jelas dalam fakta persidangan (Brigjen Raja Erizman dan Brigjen Edmon Elias) orang yang menyuruh membuka blokir rekening Gayus ketika itu.
Dan satu hal lagi yang terpenting, ketika pihak kepolisian dan hakim (Hakim Muthadi Asnun) pun sudah diputuskan bersalah oleh majelis Hakim tetapi mengapa oknum Jaksa sampai sekarang belum terlihat bahkan belum satupun yang ditetapkan sebagai tersangka, padahal nama-nama seperti Jaksa Cirus Sinaga, Jaksa Fadil Regan dan Jaksa Poltak Manulang diduga terlibat dalam pembuatan surat rencana penuntutan (rentut) yang akhirnya bocor ketangan Gayus serta disebar luaskan oleh Gayus kepada semua media massa nasional tertera jelas campurtangannya.
"Dalam rentut ini berisi, masa tahanan satu tahun dan masa percobaan satu tahun, disini tertulis jelas nama Jaksa Cirus" Ungkap Gayus ketika itu.
Jalannya persidangan, Gayus dibentuk menjadi pribadi yang polos oleh pengecara senior Adnan Buyung Nasution itu dibuat seakan dirinyaa adalah korban dan dirinya yang menjadi wistle blower harus dibela serta dihukum dengan putusan yang dianggap wajar, ya bisa dikatakan karena Gayuslah terbongkar semua praktik mafia pajak dan mafia hukum selama ini.
Kasus satu belum selesai, kasus Gayus tentang kepemilikan uang sebesar RP. 28 Miliar pun sudah masuk persidangan dan masuk tahap pledio. Gayus dituntut oleh JPU PN Jaksel selama 20 tahun penjara, denda Rp. 500 juta serta Subsidair 6 bulan penjara.
Tututan maksimal JPU itu sudah diperkirakan sebelumnya oleh Gayus, karena dirinya menilai JPU tidak cermat dalam menyusun tuntutan yang tidak disertai fakta persidangan. Gayus yang ketika itu pertama kalinya menggunakan baju koko (muslim lelaki) lengan panjang berwarna putih garis-garis cokelat menuturkan harapannya untuk mendapat vonis bebas dari majelis hakim nya yang diketuai oleh Albertina Ho, karena menurutnya Albertina pernah memutus bebas seseorang walaupun pernah dituntut 17 tahun pernjara oleh JPU.
"Ada satu contoh kasus yakni kasus Andi Wahab, JPU menuntut Andi Wahab dengan 17 tahun penjara tetapi divonis bebas oleh hakim Albertina (ketua hakim Gayus). Saya yakin Ibu Albertina sangat tegas dan tertib, saya sangat berharap hal tersebut akan terulang juga kali ini, saya yakin majelis hakim sangat berani dan mampu melakukan hal tersebut dan memutus perkara benar seadil-adilnya" Harap Gayus usai sidang tuntutan.
Permasalahannya saat ini adalah, Gayus baru menghadapi peradilan dalam kasus kepemilikan uang Rp.28 Miliar, sedangkan Gayus masih harus menghadapi perbuatannya dipengadilan dengan kasus yang berbeda, diantaranya suap penjaga brimob yang ketika itu digunakannya untuk plesiran ke Bali demi menonton pertandingan tenis dan uang sebesar Rp. 75 Miliar hasil kerja kerasnya membantu perusahaan yang terlilit pajak yang hingga kini masih terus diproses. Akankan orang-orang dibelakang Gayus (baik orang pajak dan penegak hukum lainnya) mampu terendus hingga memperoleh hukumnan yang seharusnya diterimanya, semuanyadikembalikan lagi kepada siapa yang mau menuntaskan korupsi dan mafia hukum di negara yang terkenal dengan hukum nya.
Goodby MNC (Thx you so much okezone.com)


Hampir satu tahun perjalanan karier saya menjadi jurnalistik online dibawah naungan Hary Tanoesudibyo dengan perusahaan besarnya MNC menjadi langkah pertama saya menitit karier hingg banyak yang mengakui keberadaanku dan kesupelanku dalam bergaul dan mendapatkan berita.
bisak dikatakan proses itu tidak semuadah yang diuangkapkan, banyak halangan yang selalu merintang tetapi sedikit yang menyenagkan dan itu awalnya, tetapi setalah kujalani selama ini semuanya berubah menjadi kesukaan bisa dikatakan hobi dan semacamnya. Aku senang dan bangga bisa berada dalam lingkup yang tidak mudah memasukinya, karena bisa dikatakan bahwa jika sudah masuk dunia jurnalis sulit untuk melepasnya, tetapi jika dia adalah jurnalis sejati.
suasanya kerja yang tidak monoton, tidak diharuskan memakai pakaian rapih dan diwajibkan memakai kemeja, sepatu pantofel, rok dan semacamnya keculai aku berada di ring satu dalam artian ngepos di Istana presiden. aku menjalaninya dengan cinta dan iklas, karena semua nya sudah kujalani, sekarang tinggal menunggu petunjuk allah swt. awalnya memang berat, karena harus kenal satu persatu orang yang harus kudekati, tetapi lama-kelamaan bisa menuahkan hasil, dimana banyak orang-orang dipos manapun sudah ku kenal. alhmadulilah.
Awal masuk ku di okezone.com, ketika itu sang redaktur pelaksana (Ahmad Dhani) mengajaku untuk bergabung dalam dunia yang asing bagiku, tetepai entah mengapa aku tertarik, istilah kata coba-coba dulu lah.. tetapi cocoklah, buktinya bisa smp akhir tahun 2010 ini..
sepanjang perjalanan, perkenalan ehh bukan deh pengakarban karena sebelumnya udah kenal ketika magang tahun 2009 lalu. satu persatu, mulai dari yang senior, yah sebut saja maul, ferdinan, insaf dan amir.. beberapa bulan di okezone, amir pun kandas pergi karena melihat peluang ditempat yang akan disinggajinya lebih baik, begitu juga dengan ku, eitss... belum sampai situ ceritanya.
lalu sering ditendem sama maul, banyak cerita soal kantor, intinya keluhan dan keluhan gak da baiknya deh, mulai dari korlip, komunikasi dan masalah yang sangat sensitif yakni masalah gaji.. ini terlalu minim buat ukuran dia dan kita yang sudah berpengalaman. oke dari situ aku mendapat asupan biar segera mencari tempat yang baru.. disarankannya media rival yakni vivanews.com atau detik.com kedua media tersebut asing menurutku, karena mseti kuat mental dan fisik buat masuk bagian dari mereka..
kalu insaf si gak begitu banyak cerita, karena dia sosok senior banget, awalnya aku pikir seperti itu tetapi lama-kelamaan dia amu terbuka denganku juga ko.. yah alhasil banyak share tentang kantor yang sama kita rasakan, intinya dia juga menyarankan untuk aku segera pindah, "mumpung masih muda masih banyak peluang"katanya.
yah aku si coba resapin aja..
ferdinan, dia ku kenal baik, banyak tahu dan banyak paham isu, dan juga banyak kenal narsum, itu yang penting. ada beberapa hal yang aku tiru darinya, yakni pendekatan ke narsum dan berani untuk tanya ketika doorstop dan jangan menyerah, selalu ada kesempatan buat yang mau mencoba.. itu pesannya.
Sementara itu, ada Taufik yang sempat saja terjerumus masuk dalam gombalan cintanya, tapi untuk tidak jatuh dalam kata-kata busuknya itu.. hehehhe.. banyak pengetahuan juga yang aku dapet ketika berbincang dengannya. dan dia adalah orang yang pertama kali berani memegang tanganku ketika aku sudah mulai sendiri.. OHMAYGOD.. itu luar biasa kagetnya.tetapi anggap saja pertemanan. its okay.
Idhel yang ketika itu aku kenal galak dan bawel eh sekarang malah jadi sahabat baikku..
pertama kenal dengannya, tak ada satupun kata yang bisa aku lontarkan kecuali, "males sama orang kaya dia'.heheh.. lucu si tapi dia terlalu bawel untuk ukuran temen baru ku.. tapi dibalik semua itu aku kenal dia sosok yang baik.
Ajat,, the best banget deh, paling pnegertian dan paham banget gimana cerita hidup aku selama di okezone, mulai dari saling curiga sampai buka-bukaan borok masing2..intinya kita semua saling melngkapi lah.
Putra..yah sosok lelaki pembangkang yang terus menerus menghina si korlip tanpa hentinya, begitua lah orang mengenalnya tetapi buat liputan dia juaranya lobi-lobi karena berita polisi dia sangan sm amel si nenek seihirnya polda..heheh
apalagi bang yudha, dia anak angkatnya pak susno mungkin, karena dia jagoannya okezone di mabes. mantablah, pasti tuh berita A1 semua.. gak lebay loh bang yud..
bang fahmi, sang predator dan pemangsa bandeng, dia juga jawaranya liputan taruna,, dimana aja bisa kekejar dan diambil sam dia tanpa ada yang kelewatan lah pastinya.
Semuanya juga berkesan, tetapi yang paling yahud buat diajak cerita-cerita adalah mba cici dan tante tiur.. dou ibu ini jagonya menghina orang, tetapi sosok yang tangguh karena tiap hari setia dengerin si korlip cuap-cuap gak penting...
semua pasti akan aku rindukan, mulai dari sapaan akrab dipagi hari ala mba cici, maaf mba sering aku kibulin karena aku masih dirumah dan jadwal sidang selalu siang.. heheh maafin yah mba..
Keputusan untuk tidak bergabung di okezone sudah jadi salah satu hal yang membuatku berfikir, sekarang aku harus bisa ikhlas menjalaninya bagaimanapun kendalanya, karena sesuatu yang sudah diputuskan sulit untuk dirubah.
Bismilah.. untuk kita semua, semoga sukses!!!!
Senin, 06 Desember 2010
Hello... welcome to my life
Langganan:
Postingan (Atom)


